Ini Tekanan Suspensi Sepeda MTB yang Benar!

Ini Tekanan Suspensi Sepeda MTB yang Benar!

04 September 2026

Bagi pengguna sepeda MTB (Mountain Bike), suspensi menjadi salah satu komponen penting yang menentukan kenyamanan dan performa saat melibas berbagai medan. Namun, memiliki suspensi yang bagus saja tidak cukup. Tekanan suspensi yang tepat juga sangat berpengaruh terhadap bagaimana sepeda merespons jalan, mulai dari aspal, jalur tanah, hingga medan berbatu. 

Kenapa Tekanan Suspensi MTB Harus Tepat?

Suspensi bekerja untuk membantu roda tetap mengikuti kontur permukaan sekaligus meredam benturan. Jika tekanannya terlalu tinggi atau terlalu rendah, performanya bisa kurang optimal.

Tekanan terlalu tinggi dapat membuat suspensi terasa keras. Akibatnya, roda lebih sulit mengikuti kontur medan dan kenyamanan berkurang ketika melewati jalan berbatu atau akar.

Sebaliknya, tekanan terlalu rendah dapat membuat suspensi terlalu mudah tertekan atau bottom out ketika menerima benturan besar. Hal ini juga dapat membuat handling sepeda terasa kurang stabil.

Jadi, tujuan utamanya bukan membuat suspensi terasa selembut mungkin, melainkan mendapatkan keseimbangan antara kenyamanan, kontrol, dan dukungan saat berkendara. Sayangnya tekanan suspensi sepeda tidak bisa disama ratakan, tekanan suspensi perlu disesuikan dengan berat badan rider dan jenis suspensi yang digunakan.

Berapa Tekanan Suspensi Sepeda MTB yang Ideal?

Untuk suspensi udara (air suspension), tidak ada satu angka PSI yang berlaku untuk semua rider. Pengaturan awal biasanya mengikuti berat rider dan atau rekomendasi pabrikan suspensi. Selain berat badan rider, perlu juga dipahami merek suspensi yang digunakan, karena setiap merek memiliki rekomendasi suspensi masing-masing.

Berikut perhitungan tekanan suspensi berdasarkan berat badan:

Berat badan

Tekanan PSI (Rockshox)

Tekanan PSI (Suntour)

<50 kg

50 - 60 PSI

40 - 55 PSI

50 - 65 kg

60 - 70 PSI

55 - 65 PSI

65 - 75 kg

70 - 80 PSI

65 - 75 PSI

75 - 85 kg

80 - 90 PSI

75 - 85 PSI

85 - 95 kg

90 - 100 PSI

85 - 95 PSI

>95 kg

100 - 110+ PSI

100+ PSI

Setiap pengendara memiliki preferensi masing-masing yang sesuai dengan gaya mereka bersepeda. Tekanan PSI ini hanya menjadi acuan yang disediakan, pada akhirnya semua kembali ke kenyamanan masing-masing pengguna.

Untuk mengetahui langkah-langkah pengisian suspensi kendaraan, kalian bisa mengaksesnya disini.

Latest News & Event

Ini Tekanan Suspensi Sepeda MTB yang Benar!

04 September 2026

Bagi pengguna sepeda MTB (Mountain Bike), suspensi menjadi salah satu komponen penting yang menentukan kenyamanan dan performa saat melibas berbagai medan. Namun, memiliki suspensi yang bagus saja tidak cukup. Tekanan suspensi yang tepat juga sangat berpengaruh terhadap bagaimana sepeda merespons jalan, mulai dari aspal, jalur tanah, hingga medan berbatu. Kenapa Tekanan Suspensi MTB Harus Tepat?Suspensi bekerja untuk membantu roda tetap mengikuti kontur permukaan sekaligus meredam benturan. Jika tekanannya terlalu tinggi atau terlalu rendah, performanya bisa kurang optimal.Tekanan terlalu tinggi dapat membuat suspensi terasa keras. Akibatnya, roda lebih sulit mengikuti kontur medan dan kenyamanan berkurang ketika melewati jalan berbatu atau akar.Sebaliknya, tekanan terlalu rendah dapat membuat suspensi terlalu mudah tertekan atau bottom out ketika menerima benturan besar. Hal ini juga dapat membuat handling sepeda terasa kurang stabil.Jadi, tujuan utamanya bukan membuat suspensi terasa selembut mungkin, melainkan mendapatkan keseimbangan antara kenyamanan, kontrol, dan dukungan saat berkendara. Sayangnya tekanan suspensi sepeda tidak bisa disama ratakan, tekanan suspensi perlu disesuikan dengan berat badan rider dan jenis suspensi yang digunakan.Berapa Tekanan Suspensi Sepeda MTB yang Ideal?Untuk suspensi udara (air suspension), tidak ada satu angka PSI yang berlaku untuk semua rider. Pengaturan awal biasanya mengikuti berat rider dan atau rekomendasi pabrikan suspensi. Selain berat badan rider, perlu juga dipahami merek suspensi yang digunakan, karena setiap merek memiliki rekomendasi suspensi masing-masing.Berikut perhitungan tekanan suspensi berdasarkan berat badan:Berat badanTekanan PSI (Rockshox)Tekanan PSI (Suntour)<50 kg50 - 60 PSI40 - 55 PSI50 - 65 kg60 - 70 PSI55 - 65 PSI65 - 75 kg70 - 80 PSI65 - 75 PSI75 - 85 kg80 - 90 PSI75 - 85 PSI85 - 95 kg90 - 100 PSI85 - 95 PSI>95 kg100 - 110+ PSI100+ PSISetiap pengendara memiliki preferensi masing-masing yang sesuai dengan gaya mereka bersepeda. Tekanan PSI ini hanya menjadi acuan yang disediakan, pada akhirnya semua kembali ke kenyamanan masing-masing pengguna.Untuk mengetahui langkah-langkah pengisian suspensi kendaraan, kalian bisa mengaksesnya disini.

Dela Anjar Wulan Raih Kemenangan di Asia Continental Series 2026

24 August 2026

Setelah sebelumnya menjadi National Champion untuk kategori XCE (Cross-Country Eliminator) 2026, salah satu atlet binaan United Bike Kencana, Dela Anjar Wulan berangkat ke Malaysia untuk berlomba di ajang Asia Continental Series 2026. Tidak tanggung-tanggung, salah satu atlet mountain bike kebanggaan Indonesia ini kembali menorehkan prestasi di kancah internasionalDela Anjar Wulan berhasil meraih kemenangan pada kategori XCE (Cross-Country Eliminator) dalam ajang Siol International Mountain Bike Series 2026, yang menjadi bagian dari rangkaian Asia Continental Series 2026 di Sarawak, Malaysia.Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi Dela sekaligus menunjukkan kemampuan atlet mountain bike Indonesia untuk bersaing di level Asia.Membawa Semangat Atlet Indonesia ke Level AsiaAjang Asia Continental Series 2026 menjadi salah satu kesempatan bagi para atlet mountain bike untuk mengukur kemampuan menghadapi pembalap dari berbagai negara di Asia. Bagi Dela, kemenangan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan panjang untuk membawa nama Indonesia semakin dikenal dalam dunia mountain bike.Dela Anjar Wulan mampu menunjukkan performa terbaiknya sepanjang perlombaan. Kecepatan, teknik, serta konsistensinya menjadi modal penting untuk menghadapi para pesaing hingga akhirnya berhasil mengamankan posisi teratas. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa kemampuan atlet Indonesia tidak hanya mampu bersaing di level nasional, tetapi juga memiliki potensi untuk tampil kompetitif di panggung internasional. Selamat kepada Dela Anjar Wulan! Terus mengharumkan nama Indonesia