Tawarkan Solusi Efisien, Berikut Tipe Sepeda Listrik United Bike Ini Berbasis Catu Daya Lithium

Tawarkan Solusi Efisien, Berikut Tipe Sepeda Listrik United Bike Ini Berbasis Catu Daya Lithium

12 September 2025

Guna memperluas portofolionya, United Bike terus menggarap lini sepeda listrik. Langkah ini bukan hanya sebagai upaya memperkuat merek, tetapi juga untuk menghadirkan pilihan kendaraan ramah lingkungan yang berkelanjutan.


United Bike tidak sekadar menawarkan kendaraan elektrifikasi yang efisien, melainkan juga mudah digunakan. Produk yang tersedia pun cukup beragam, dengan delapan tipe sepeda listrik berbasis catu daya lithium.


Salah satunya adalah Milano V1 dari United Bike, yang hadir dengan gaya skuter klasik. Desain bodi dan sektor penerangannya diberi aksen membulat untuk menegaskan konsep retro-modern. Di balik bodinya tertanam baterai lithium 48V 24Ah yang terhubung dengan motor listrik 800 watt, cukup bertenaga untuk mendukung mobilitas sehari-hari. Sekali pengisian penuh, sepeda ini mampu menempuh jarak hingga 60 km. Milano V1 dibanderol dengan harga Rp6.081.000.



Espana E1 dari United Bike memadukan kesederhanaan modern dengan kepraktisan. Desainnya kompak sehingga ideal untuk penggunaan di area perkotaan. Dengan dukungan motor 750 watt, sepeda listrik ini mampu mencapai kecepatan maksimum 25 km/jam (Mode 1) dan menempuh jarak hingga 40 km dalam sekali pengisian daya. Tenaganya bersumber dari baterai lithium 48V 15Ah. Produk ini dibanderol dengan harga Rp5.537.000.


Sementara itu, Espana V1 dari United Bike dibekali motor 750 watt dan baterai lithium 48V 15Ah, yang memungkinkan jarak tempuh sekitar 45 km per sekali isi daya. Desainnya mengusung nuansa urban stylish yang nyaman digunakan untuk mobilitas harian maupun perjalanan ringan. Harganya Rp5.544.000.


Tak kalah menarik, Espana TG dari United Bike hadir dengan spesifikasi serupa Milano V1, namun dengan karakter desain yang lebih tegas. Ciri khasnya terletak pada lampu bulat ganda serta deck depan yang lebih panjang, membuatnya lebih fungsional untuk membawa barang. Hadir dengan pilihan warna two-tone, model ini tampil lebih segar sekaligus praktis dengan harga Rp6.410.000.



Bagi penggemar serial Barbie, Espana V1 Barbie Edition dari United Bike hadir sebagai edisi khusus dengan sentuhan tema Barbie. Perpaduan warna ceria dengan desain sporty membuatnya tampil berbeda dan lebih eksklusif. Meski spesifikasinya serupa dengan Espana V1, edisi ini dipasarkan dengan harga Rp5.757.000.

Salvador CR dari United Bike mengusung gaya classic-sport dengan handlebar tinggi. Sepeda listrik ini dilengkapi suspensi double crown fork yang berpadu dengan ban berprofil kotak. Tak hanya cocok untuk mobilitas harian, Salvador CR juga mumpuni diajak bertualang. Motor listrik 800 watt yang dibawanya mampu menempuh jarak hingga 64 km. Konsumen dapat memilikinya dengan banderol Rp7.405.000.


Untuk kebutuhan logistik atau delivery, Rugen DX dari United Bike menjadi pilihan yang tepat. Desain modernnya dipadukan dengan fungsionalitas berupa bagasi belakang berkapasitas 48 liter. Spesifikasinya setara dengan Salvador, baik dari motor listrik maupun jarak tempuh, namun ditambah dengan kelengkapan seperti NFC Smart Key, USB port, speaker Bluetooth, layar LED, dan ban tubeless. Model ini dijual dengan harga Rp8.602.000.


Sementara itu, Rugen N1 dari United Bike hadir dengan konsep serupa Rugen DX, namun bagasi belakangnya berkapasitas 38 liter. Spesifikasinya tetap sama, termasuk fitur pendukung yang disematkan. Untuk sistem pengereman, model ini menggunakan cakram guna memastikan kontrol laju lebih optimal. Sepeda listrik ini dipasarkan dengan harga Rp8.810.000.

Latest News & Event

Ini Tekanan Suspensi Sepeda MTB yang Benar!

04 September 2026

Bagi pengguna sepeda MTB (Mountain Bike), suspensi menjadi salah satu komponen penting yang menentukan kenyamanan dan performa saat melibas berbagai medan. Namun, memiliki suspensi yang bagus saja tidak cukup. Tekanan suspensi yang tepat juga sangat berpengaruh terhadap bagaimana sepeda merespons jalan, mulai dari aspal, jalur tanah, hingga medan berbatu. Kenapa Tekanan Suspensi MTB Harus Tepat?Suspensi bekerja untuk membantu roda tetap mengikuti kontur permukaan sekaligus meredam benturan. Jika tekanannya terlalu tinggi atau terlalu rendah, performanya bisa kurang optimal.Tekanan terlalu tinggi dapat membuat suspensi terasa keras. Akibatnya, roda lebih sulit mengikuti kontur medan dan kenyamanan berkurang ketika melewati jalan berbatu atau akar.Sebaliknya, tekanan terlalu rendah dapat membuat suspensi terlalu mudah tertekan atau bottom out ketika menerima benturan besar. Hal ini juga dapat membuat handling sepeda terasa kurang stabil.Jadi, tujuan utamanya bukan membuat suspensi terasa selembut mungkin, melainkan mendapatkan keseimbangan antara kenyamanan, kontrol, dan dukungan saat berkendara. Sayangnya tekanan suspensi sepeda tidak bisa disama ratakan, tekanan suspensi perlu disesuikan dengan berat badan rider dan jenis suspensi yang digunakan.Berapa Tekanan Suspensi Sepeda MTB yang Ideal?Untuk suspensi udara (air suspension), tidak ada satu angka PSI yang berlaku untuk semua rider. Pengaturan awal biasanya mengikuti berat rider dan atau rekomendasi pabrikan suspensi. Selain berat badan rider, perlu juga dipahami merek suspensi yang digunakan, karena setiap merek memiliki rekomendasi suspensi masing-masing.Berikut perhitungan tekanan suspensi berdasarkan berat badan:Berat badanTekanan PSI (Rockshox)Tekanan PSI (Suntour)<50 kg50 - 60 PSI40 - 55 PSI50 - 65 kg60 - 70 PSI55 - 65 PSI65 - 75 kg70 - 80 PSI65 - 75 PSI75 - 85 kg80 - 90 PSI75 - 85 PSI85 - 95 kg90 - 100 PSI85 - 95 PSI>95 kg100 - 110+ PSI100+ PSISetiap pengendara memiliki preferensi masing-masing yang sesuai dengan gaya mereka bersepeda. Tekanan PSI ini hanya menjadi acuan yang disediakan, pada akhirnya semua kembali ke kenyamanan masing-masing pengguna.Untuk mengetahui langkah-langkah pengisian suspensi kendaraan, kalian bisa mengaksesnya disini.

Dela Anjar Wulan Raih Kemenangan di Asia Continental Series 2026

24 August 2026

Setelah sebelumnya menjadi National Champion untuk kategori XCE (Cross-Country Eliminator) 2026, salah satu atlet binaan United Bike Kencana, Dela Anjar Wulan berangkat ke Malaysia untuk berlomba di ajang Asia Continental Series 2026. Tidak tanggung-tanggung, salah satu atlet mountain bike kebanggaan Indonesia ini kembali menorehkan prestasi di kancah internasionalDela Anjar Wulan berhasil meraih kemenangan pada kategori XCE (Cross-Country Eliminator) dalam ajang Siol International Mountain Bike Series 2026, yang menjadi bagian dari rangkaian Asia Continental Series 2026 di Sarawak, Malaysia.Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi Dela sekaligus menunjukkan kemampuan atlet mountain bike Indonesia untuk bersaing di level Asia.Membawa Semangat Atlet Indonesia ke Level AsiaAjang Asia Continental Series 2026 menjadi salah satu kesempatan bagi para atlet mountain bike untuk mengukur kemampuan menghadapi pembalap dari berbagai negara di Asia. Bagi Dela, kemenangan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan panjang untuk membawa nama Indonesia semakin dikenal dalam dunia mountain bike.Dela Anjar Wulan mampu menunjukkan performa terbaiknya sepanjang perlombaan. Kecepatan, teknik, serta konsistensinya menjadi modal penting untuk menghadapi para pesaing hingga akhirnya berhasil mengamankan posisi teratas. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa kemampuan atlet Indonesia tidak hanya mampu bersaing di level nasional, tetapi juga memiliki potensi untuk tampil kompetitif di panggung internasional. Selamat kepada Dela Anjar Wulan! Terus mengharumkan nama Indonesia