Sepeda Fullsus: Penjelasan dan Rekomendasi untuk Pemula

Sepeda Fullsus: Penjelasan dan Rekomendasi untuk Pemula

28 December 2025

Sepeda fullsus atau full suspension adalah jenis sepeda yang dilengkapi dengan suspensi di kedua rodanya, yaitu di bagian depan (fork) dan bagian belakang (shock absorber). Suspensi pada jenis sepeda ini berfungsi untuk menyerap benturan dan guncangan saat melintasi medan yang kasar atau tidak rata. 


Jadi, sepeda dengan full suspension memang berbeda dengan sepeda hardtail yang hanya memiliki suspensi di bagian depan maupun sepeda rigid yang bahkan tidak memiliki suspensi sama sekali. Lalu, apa saja yang membuat jenis sepeda ini menarik? 

Bagian-Bagian Penting Sepeda Fullsus

Mountain bike full suspension, atau yang sering disebut sepeda gunung fullsus, dirancang khusus untuk menjelajahi medan offroad yang ekstrem. Sistem suspensinya akan bereaksi terhadap beban dan tekanan, memberikan kestabilan saat menghadapi medan kasar. 


Beberapa komponen utama pada sepeda gunung fullsus antara lain:

1. Rangka Sepeda

Rangka sepeda fullsus lebih kompleks daripada sepeda gunung hardtail. Terdapat rear shock (suspensi belakang) yang membantu mengatasi medan yang lebih kasar. Namun, perlu dipahami juga bahwa perawatan dan biaya produksi sepeda gunung fullsus biasanya lebih tinggi.


2. Rear Shock (Suspensi Belakang)

Komponen ini memberikan kestabilan dan kenyamanan ekstra saat menghadapi medan yang ekstrem. Pemilihan rear shock sebaiknya mempertimbangkan ukuran (travel) dan tipe pegas.

3. Roda Sepeda

Ukuran roda sepeda gunung fullsus umumnya tidak jauh berbeda dengan sepeda gunung hardtail (27,5-29 inch). Terdapat berbagai jenis knob ban yang cocok untuk medan berbeda, seperti knob, semi knob, slick, dan semi slick

Berbagai Keunggulan Sepeda Fullsus

Sepeda fullsus telah menjadi pilihan utama bagi para penggemar petualangan offroad dan pengendara yang mengutamakan kenyamanan dan kontrol di medan yang berat. Sepeda fullsus menawarkan keunggulan tambahan berupa suspensi di kedua roda, membuatnya lebih mampu menyerap getaran dan hentakan yang terjadi saat melewati jalur berbatu atau berlumpur. 


Hal ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan pengendara, tetapi juga memperbaiki traksi dan stabilitas saat melewati berbagai medan yang beragam. Secara lebih rinci, beberapa keunggulan dari sepeda full suspension adalah:

1. Kenyamanan Berkendara

Suspensi ganda pada sepeda full suspension sangat efektif dalam menyerap getaran dan guncangan dari medan yang tidak rata. Inilah yang dapat membuat perjalanan menjadi lebih nyaman, terutama saat melintasi jalur offroad atau trail yang penuh dengan batu, akar pohon, dan rintangan lainnya.

2. Kontrol dan Stabilitas

Dengan adanya suspensi di kedua roda, jenis sepeda ini memberikan kontrol dan stabilitas yang lebih baik. Suspensi belakang membantu menjaga roda tetap menempel di tanah saat melewati rintangan, sehingga pengendara dapat mengendalikan sepeda dengan lebih baik dan mengurangi risiko tergelincir atau jatuh.

3. Performa yang Baik di Medan Terjal

Sepeda full suspension sangat cocok untuk medan terjal dan teknikal. Suspensi belakang membantu meredam benturan saat melompati rintangan, turun dari bukit curam, atau melewati jalan berbatu. Dengan begitu akan memungkinkan pengendara untuk menjaga kecepatan dan momentum dengan lebih baik dibandingkan dengan sepeda tanpa suspensi belakang.

4. Mengurangi Kelelahan

Dengan suspensi yang menyerap sebagian besar guncangan, pengendara tidak perlu terlalu banyak menggunakan tubuhnya untuk menahan getaran. Keunggulan ini dapat mengurangi kelelahan fisik, memungkinkan pengendara untuk berkendara lebih lama dengan nyaman.

5. Traksi Lebih Baik

Suspensi belakang pada sepeda fullsus membantu meningkatkan traksi. Ini adalah hal yang sangat penting saat mendaki atau melintasi medan yang licin dan berbatu, di mana traksi yang baik dapat mencegah roda tergelincir.

Kekurangan Sepeda Fullsus

Meskipun memiliki banyak keunggulan, sepeda full suspension juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan, di antaranya:

1. Harga

Sepeda gunung fullsus biasanya lebih mahal dibandingkan dengan sepeda hardtail atau rigid. Perbedaan harga ini terjadi karena teknologi suspensi yang memang lebih kompleks dan bahan yang digunakan.

2. Berat

Jenis sepeda full suspension cenderung lebih berat karena adanya tambahan komponen suspensi di bagian belakang. Ini juga bisa menjadi faktor yang kurang menguntungkan saat harus mengangkat atau mengangkut sepeda di jalur tertentu yang tidak bisa dilewati..

3. Perawatan

Sistem suspensi belakang membutuhkan perawatan lebih banyak dibandingkan dengan sepeda tanpa suspensi atau dengan suspensi depan saja. Pengendara harus lebih sering memeriksa dan merawat shock absorber agar tetap berfungsi optimal.

Rekomendasi Sepeda Fullsus

Untuk yang sedang mencari sepeda full suspension, salah satu jenis sepeda dari United yang direkomendasikan adalah United Epsilon T2.1. Sepeda fullsus ini dilengkapi dengan frame berbahan Alloy yang mendukung TA Boost dan menggunakan model frame fourbar


Sebagai sepeda gunung full suspension, Epsilon T2.1 dilengkapi dengan rear shock Suntour Unair dengan panjang Eye to Eye 190mm dan stroke 50mm. Untuk suspensi depan, Epsilon T2.1 menggunakan fork RockShox Recon dengan panjang travel 120mm. Fork ini menggunakan angin dan dilengkapi dengan fitur compression yang dapat disesuaikan menggunakan remote di kokpit.


Pada bagian handlebar, T2.1 dibekali handlebar yang berbahan alloy sepanjang 750mm dan stem berbahan alloy dengan panjang 45mm.


Selain itu, desain stripingnya juga tampak lebih ramai dan modern dibandingkan versi sebelumnya (Epsilon T2) yang cenderung monokrom. Perpaduan dua warna dan tambahan striping memberikan tampilan yang lebih modis dan menarik.


Epsilon T2.1 juga telah menggunakan teknologi-teknologi modern, termasuk headtube tapered yang memberikan kekokohan dan kekuatan ekstra saat menerima guncangan. Jalur kabel pada sepeda ini juga menggunakan teknologi Internal Cable Routing, sehingga tampilan keseluruhan terlihat rapi tanpa kabel yang menjuntai di luar frame.


Seri T2.1 menggunakan konfigurasi 1 x 12 speed dari Shimano Deore XT. Shifter yang digunakan adalah Shimano SLX, dengan crank United Component yang sudah hollowtech dengan 34 mata gigi. Rear Derailleur (RD) dari Shimano Deore XT juga dilengkapi dengan fitur shadow+. Sprocket memiliki 12 tumpuk dengan jumlah mata gigi 11 – 50T.


Epsilon T2.1 dilengkapi dengan sistem pengereman hydraulic disc brake dari Shimano dengan rotor berdiameter 160mm di depan dan belakang. Kalau kamu penasaran berapa berat atau bobot sepeda ini, jawabannya berat total United Epsilon T2.1 adalah 15,49 kg, sudah termasuk pedal.


Dengan segala fitur dan teknologi yang disematkan, United Epsilon T2.1 memberikan performa yang tangguh dan tampilan yang menarik, cocok untuk kamu dan pengendara ain yang mencari sepeda gunung full suspension dengan spesifikasi tinggi.


Sepeda fullsus adalah pilihan ideal bagi pengendara yang sering melintasi medan terjal dan membutuhkan kenyamanan serta kontrol ekstra. Dengan suspensi di kedua roda, sepeda ini menawarkan pengalaman berkendara yang lebih halus dan stabil, meskipun harganya lebih tinggi dan membutuhkan perawatan lebih. Bagi kamu yang serius dengan kegiatan bersepeda di medan berat, sepeda fullsus adalah investasi yang sangat berharga.

Latest News & Event

Ini Tekanan Suspensi Sepeda MTB yang Benar!

04 September 2026

Bagi pengguna sepeda MTB (Mountain Bike), suspensi menjadi salah satu komponen penting yang menentukan kenyamanan dan performa saat melibas berbagai medan. Namun, memiliki suspensi yang bagus saja tidak cukup. Tekanan suspensi yang tepat juga sangat berpengaruh terhadap bagaimana sepeda merespons jalan, mulai dari aspal, jalur tanah, hingga medan berbatu. Kenapa Tekanan Suspensi MTB Harus Tepat?Suspensi bekerja untuk membantu roda tetap mengikuti kontur permukaan sekaligus meredam benturan. Jika tekanannya terlalu tinggi atau terlalu rendah, performanya bisa kurang optimal.Tekanan terlalu tinggi dapat membuat suspensi terasa keras. Akibatnya, roda lebih sulit mengikuti kontur medan dan kenyamanan berkurang ketika melewati jalan berbatu atau akar.Sebaliknya, tekanan terlalu rendah dapat membuat suspensi terlalu mudah tertekan atau bottom out ketika menerima benturan besar. Hal ini juga dapat membuat handling sepeda terasa kurang stabil.Jadi, tujuan utamanya bukan membuat suspensi terasa selembut mungkin, melainkan mendapatkan keseimbangan antara kenyamanan, kontrol, dan dukungan saat berkendara. Sayangnya tekanan suspensi sepeda tidak bisa disama ratakan, tekanan suspensi perlu disesuikan dengan berat badan rider dan jenis suspensi yang digunakan.Berapa Tekanan Suspensi Sepeda MTB yang Ideal?Untuk suspensi udara (air suspension), tidak ada satu angka PSI yang berlaku untuk semua rider. Pengaturan awal biasanya mengikuti berat rider dan atau rekomendasi pabrikan suspensi. Selain berat badan rider, perlu juga dipahami merek suspensi yang digunakan, karena setiap merek memiliki rekomendasi suspensi masing-masing.Berikut perhitungan tekanan suspensi berdasarkan berat badan:Berat badanTekanan PSI (Rockshox)Tekanan PSI (Suntour)<50 kg50 - 60 PSI40 - 55 PSI50 - 65 kg60 - 70 PSI55 - 65 PSI65 - 75 kg70 - 80 PSI65 - 75 PSI75 - 85 kg80 - 90 PSI75 - 85 PSI85 - 95 kg90 - 100 PSI85 - 95 PSI>95 kg100 - 110+ PSI100+ PSISetiap pengendara memiliki preferensi masing-masing yang sesuai dengan gaya mereka bersepeda. Tekanan PSI ini hanya menjadi acuan yang disediakan, pada akhirnya semua kembali ke kenyamanan masing-masing pengguna.Untuk mengetahui langkah-langkah pengisian suspensi kendaraan, kalian bisa mengaksesnya disini.

Dela Anjar Wulan Raih Kemenangan di Asia Continental Series 2026

24 August 2026

Setelah sebelumnya menjadi National Champion untuk kategori XCE (Cross-Country Eliminator) 2026, salah satu atlet binaan United Bike Kencana, Dela Anjar Wulan berangkat ke Malaysia untuk berlomba di ajang Asia Continental Series 2026. Tidak tanggung-tanggung, salah satu atlet mountain bike kebanggaan Indonesia ini kembali menorehkan prestasi di kancah internasionalDela Anjar Wulan berhasil meraih kemenangan pada kategori XCE (Cross-Country Eliminator) dalam ajang Siol International Mountain Bike Series 2026, yang menjadi bagian dari rangkaian Asia Continental Series 2026 di Sarawak, Malaysia.Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi Dela sekaligus menunjukkan kemampuan atlet mountain bike Indonesia untuk bersaing di level Asia.Membawa Semangat Atlet Indonesia ke Level AsiaAjang Asia Continental Series 2026 menjadi salah satu kesempatan bagi para atlet mountain bike untuk mengukur kemampuan menghadapi pembalap dari berbagai negara di Asia. Bagi Dela, kemenangan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan panjang untuk membawa nama Indonesia semakin dikenal dalam dunia mountain bike.Dela Anjar Wulan mampu menunjukkan performa terbaiknya sepanjang perlombaan. Kecepatan, teknik, serta konsistensinya menjadi modal penting untuk menghadapi para pesaing hingga akhirnya berhasil mengamankan posisi teratas. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa kemampuan atlet Indonesia tidak hanya mampu bersaing di level nasional, tetapi juga memiliki potensi untuk tampil kompetitif di panggung internasional. Selamat kepada Dela Anjar Wulan! Terus mengharumkan nama Indonesia