Harga Sepeda Lipat Elektrik: Panduan Lengkap untuk Membeli

Harga Sepeda Lipat Elektrik: Panduan Lengkap untuk Membeli

18 July 2025

Sebelum membeli, penting untuk mengetahui harga sepeda lipat elektrik agar bisa menyesuaikannya dengan anggaran yang kamu miliki. Dengan mengetahui rentang harga yang ada, kamu dapat memilih opsi yang sesuai dengan kemampuan finansial tanpa harus mengorbankan kualitas atau fitur yang penting.


Mengetahui harga sepeda lipat artinya kamu bisa membandingkan berbagai model dan merek yang ada. Ini membantu untuk memahami apa yang ditawarkan pada berbagai tingkat harga dan memilih sepeda yang memberikan nilai terbaik sesuai dengan kebutuhan. Kamu juga bisa melihat perbedaan dalam hal spesifikasi, fitur, dan kualitas berdasarkan harga.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Sepeda Lipat Elektrik

Sekarang ini, sepeda listrik lipat sedang naik daun. Selain praktis dan ramah lingkungan, sepeda ini juga memberikan kemudahan bagi pengendara dalam mobilitas sehari-hari. Tapi, mungkin banyak yang masih bingung soal harga sepeda lipat elektrik ini. 


Perlu kamu ketahui lebih dulu bahwa harga sepeda lipat di pasaran sangat beragam. Tentunya ada banyak faktor yang memengaruhi perbedaan harga tersebut. Beberapa di antaranya adalah:

Kualitas Baterai

Baterai merupakan salah satu komponen terpenting dalam sepeda listrik. Kualitas dan kapasitas baterai memengaruhi harga sepeda. Baterai dengan kapasitas lebih besar biasanya memungkinkan jarak tempuh yang lebih jauh, dan tentu saja, harganya lebih tinggi. Umumnya, baterai lithium-ion lebih mahal dibandingkan baterai timbal-asam, tapi juga lebih ringan dan tahan lama.

Jenis Motor

Motor yang digunakan juga memengaruhi harga sepeda listrik. Motor hub (terletak di roda) cenderung lebih murah, sedangkan motor mid-drive (terletak di tengah rangka) menawarkan performa yang lebih baik dan harga yang lebih tinggi. Motor mid-drive memberikan efisiensi yang lebih baik dalam tenaga dan distribusi berat.

Material Rangka

Material rangka sepeda lipat elektrik juga sangat berpengaruh pada harga jualnya. Rangka yang terbuat dari aluminium atau carbon fiber cenderung lebih mahal karena ringan dan kuat. Sementara rangka dari baja atau besi lebih murah, tapi cenderung lebih berat.

Fitur Tambahan

Beberapa sepeda listrik lipat dilengkapi dengan fitur tambahan seperti suspensi depan, lampu LED, dan sistem pengereman yang lebih baik. Semakin banyak fitur yang ada, akan semakin tinggi harganya. Fitur-fitur ini meningkatkan kenyamanan dan keamanan berkendara, tapi tentu saja, memengaruhi harga jual.

Merek

Merek juga berperan dalam menentukan harga. Merek-merek ternama biasanya mematok harga lebih tinggi karena reputasi mereka dan kualitas produk yang lebih terjamin. Merek lokal atau merek baru mungkin menawarkan harga yang lebih bersaing.

Rentang Harga Sepeda Lipat Elektrik di Pasaran

Harga biasanya mencerminkan fitur dan kualitas produk. Dengan mengetahui harga, kamu bisa lebih baik memahami fitur-fitur yang termasuk dalam berbagai kategori harga. Ini membantu kamu menilai apakah fitur yang ditawarkan sepadan dengan harga yang diminta.

Seperti yang tadi sudah diuraikan, di pasaran, harga sepeda lipat elektrik bervariasi tergantung pada spesifikasi dan kualitasnya. Berikut adalah rentang harga yang bisa kamu pertimbangkan:

Harga Murah (Rp5.000.000 - Rp9.000.000)

Di kategori ini, kamu bisa menemukan sepeda lipat elektrik dengan fitur dasar. Biasanya, sepeda ini dilengkapi dengan motor hub, baterai kapasitas kecil, dan rangka dari material yang lebih sederhana. 


Ini adalah pilihan yang baik jika kamu baru pertama kali mencoba sepeda listrik dan tidak ingin mengeluarkan banyak uang. Salah satu sepeda lipat elektrik yang ada di rentan harga ini adalah Mini IO dari United Bike, yang bisa kamu miliki dengan harga Rp8.970.000.

Harga Menengah (Rp9.000.000 - Rp14.000.000)

Di rentang harga ini, kamu akan menemukan sepeda lipat elektrik dengan motor yang lebih kuat, baterai kapasitas menengah, dan material rangka yang lebih baik. Beberapa model mungkin sudah dilengkapi dengan fitur tambahan seperti suspensi depan dan lampu LED. 


Beberapa tipe sepeda listrik lipat yang ada di kategori ini antara lain:


  • Furion: Rp10.580.000

  • Vortex: Rp10.070.000

  • IO: Rp11.540.000

  • EX: Rp13.000.000


Keempat seri sepeda listrik lipat tersebut berasal dari United Bike. 

Harga Premium (Rp14.000.000 - Rp 30.000.000)

Sepeda listrik lipat dalam kategori harga premium biasanya menawarkan motor mid-drive, baterai kapasitas besar, dan rangka dari material yang sangat ringan dan kuat seperti karbon fiber. Fitur-fitur tambahan juga lebih canggih, seperti sistem pengereman hidrolik dan suspensi belakang. Bukan itu saja, pilihan warnanya pun biasanya lebih banyak.


Sepeda listrik lipat yang bisa kamu pilih di range harga premium ini adalah:


  • Photon: Rp14.010.000

  • E-Trifold: Rp20.060.000

Tips Memilih Sepeda Lipat Elektrik

Selain mempertimbangkan soal harga sepeda lipat elektrik, ada beberapa tips lain yang juga perlu kamu perhatikan, seperti:

Sesuaikan dengan Kebutuhan

Pertimbangkan kebutuhan kamu sebelum membeli sepeda listrik lipat. Jika kamu hanya memerlukannya untuk perjalanan singkat di kota, sepeda dengan harga lebih murah mungkin sudah cukup. Sebaliknya, jika kamu berencana untuk menggunakannya untuk perjalanan jauh atau medan berat, investasi di sepeda dengan kualitas lebih tinggi akan lebih menguntungkan.

Perhatikan Jarak Tempuh

Jarak tempuh sepeda listrik sangat bergantung pada kapasitas baterai. Pastikan untuk memilih sepeda yang memiliki jarak tempuh yang sesuai dengan kebutuhan harian kamu. Biasanya, informasi ini bisa kamu temukan di spesifikasi produk.

Cek Garansi dan Layanan Purna Jual

Pastikan sepeda yang akan kamu beli memiliki garansi yang baik dan layanan purna jual yang memadai. Ini penting untuk memastikan bahwa kamu bisa mendapatkan bantuan jika terjadi masalah dengan sepeda setelah pembelian.

Uji Coba Sebelum Membeli

Jika memungkinkan, lakukan uji coba sepeda sebelum memutuskan untuk membeli. Rasakan bagaimana sepeda tersebut berkendara dan pastikan kenyamanannya sesuai dengan preferensi kamu.

Harga sepeda lipat elektrik bervariasi tergantung pada berbagai faktor seperti kualitas baterai, jenis motor, material rangka, fitur tambahan, dan merek. Dengan memahami faktor-faktor ini, kamu bisa membuat keputusan yang lebih bijak dalam memilih sepeda listrik lipat yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran kamu. 


Jangan lupa untuk mempertimbangkan fitur-fitur tambahan dan garansi untuk mendapatkan nilai terbaik dari investasi kamu. United adalah produsen sepeda asli dari Indonesia sejak tahun 1991. United Bike telah berperan sebagai produsen yang menghadirkan berbagai jenis sepeda, termasuk sepeda gunung, road bike, BMX, sepeda touring, sepeda anak, dan tentunya sepeda lipat listrik. 


United Bike selalu berkomitmen untuk menghadirkan produk inovatif dan ramah lingkungan yang terbaik. Kalau kamu tertarik dengan rekomendasi sepeda dari United, bisa langsung cek pilihan produknya di halaman ini!

Latest News & Event

Jangan Asal Berkendara, Ini Aturan Penggunaan Sepeda Listrik di Indonesia

09 October 2026

Penggunaan sepeda listrik semakin populer sebagai alternatif transportasi untuk menunjang mobilitas sehari-hari. Kendaraan ini dinilai praktis untuk perjalanan jarak dekat, terutama di kawasan permukiman dan area tertentu.Berbeda dengan sepeda biasa maupun sepeda motor listrik, sepeda listrik memiliki ketentuan penggunaan tersendiri. Pemerintah telah mengatur aspek keselamatan, persyaratan pengendara, hingga lokasi yang diperbolehkan untuk mengoperasikannya melalui Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 45 Tahun 2020 tentang Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik.Lantas, apa saja aturan yang perlu diketahui sebelum menggunakan sepeda listrik, dan apakah pengendaranya bisa ditilang oleh polisi?1. Sepeda Listrik Tidak Bisa Digunakan di Semua JalanBerdasarkan Permenhub Nomor 45 Tahun 2020, sepeda listrik dapat digunakan di jalur khusus sepeda dan kawasan tertentu, seperti kawasan permukiman, kawasan wisata, area perkantoran, serta area car free day.Pengguna juga perlu memperhatikan ketentuan penggunaan sepeda listrik di area sekitar angkutan umum massal. Karena itu, penting untuk memastikan lokasi yang dilalui sesuai dengan aturan dan tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.2. Pengendara Wajib Menggunakan HelmKeselamatan menjadi aspek penting saat mengendarai sepeda listrik. Setiap pengendara wajib menggunakan helm untuk memberikan perlindungan selama perjalanan.Selain itu, pengendara perlu menjaga konsentrasi, mengendalikan kendaraan dengan baik, serta memperhatikan keberadaan pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya.3. Ada Batas Usia bagi Pengguna Sepeda ListrikPengendara sepeda listrik harus berusia minimal 12 tahun. Sementara itu, pengguna berusia 12 hingga 15 tahun wajib didampingi oleh orang dewasa.Ketentuan ini bertujuan membantu memastikan pengendara memiliki pengawasan yang memadai ketika menggunakan kendaraan listrik di lingkungan sekitarnya.4. Kecepatan Maksimal 25 Km/JamSepeda listrik yang diatur dalam Permenhub Nomor 45 Tahun 2020 memiliki batas kecepatan maksimal 25 km/jam. Pengguna juga tidak diperbolehkan memodifikasi daya motor untuk meningkatkan kecepatan kendaraan.Mematuhi batas kecepatan membantu pengendara mempertahankan kendali, terutama ketika melintas di area yang ramai atau digunakan bersama pejalan kaki.5. Tidak Boleh Membawa Penumpang SembaranganSepeda listrik hanya boleh membawa penumpang apabila dilengkapi tempat duduk khusus untuk penumpang. Membawa penumpang pada kendaraan yang tidak dirancang untuk itu dapat mengganggu keseimbangan dan meningkatkan risiko kecelakaan.Oleh karena itu, gunakan sepeda listrik sesuai desain dan peruntukannya.Apakah Pengguna Sepeda Listrik Bisa Ditilang Polisi?Pengguna sepeda listrik tetap perlu mematuhi peraturan dan berada dalam pengawasan petugas. Pelanggaran terhadap ketentuan penggunaan dapat memicu teguran atau tindakan sesuai kewenangan dan aturan yang berlaku.Namun, mekanisme penindakannya tidak serta-merta sama dengan tilang untuk sepeda motor atau mobil. Karena itu, pengguna sebaiknya tidak menganggap sepeda listrik bebas dari aturan lalu lintas maupun kewajiban keselamatan.KesimpulanSepeda listrik menawarkan kemudahan untuk mendukung mobilitas jarak dekat. Namun, penggunaannya tetap memiliki sejumlah ketentuan, mulai dari lokasi operasional, batas usia pengendara, kewajiban menggunakan helm, batas kecepatan, hingga kelengkapan kendaraan.Dengan memahami dan mematuhi aturan tersebut, pengguna dapat berkendara secara lebih aman, tertib, dan bertanggung jawab.

6 Tips Bersepeda agar Tidak Mudah Lelah

05 October 2026

Dengan semakin meningkatnya tren hidup sehat, bersepeda menjadi salah satu olahraga yang kembali diminati. Selain dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan otot, bersepeda juga bisa menjadi pilihan olahraga untuk mengisi waktu luang.Bagi mereka yang baru mulai menekuni, bersepeda dalam jarak atau durasi yang cukup lama dapat membuat tubuh cepat lelah. Kondisi tersebut bisa terjadi karena kurangnya persiapan, posisi tubuh yang kurang tepat, hingga penggunaan tenaga yang tidak efisien.Ikuti tips ini supaya tubuh tidak mudah lelah ketika harus bersepeda dengan jarak dan durasi yang lama.1. Pastikan Kondisi Tubuh dalam Keadaan PrimaSebelum mulai bersepeda, pastikan tubuh berada dalam kondisi fit. Jangan memaksakan diri untuk menempuh jarak jauh ketika tubuh sedang kurang sehat atau kelelahan.Persiapkan energi dengan mengonsumsi makanan yang bergizi dan mudah dicerna sebelum bersepeda. Asupan makanan dapat membantu menyediakan energi yang dibutuhkan tubuh selama mengayuh. Jika perjalanan cukup panjang, jangan lupa membawa bekal makanan atau camilan yang dapat dikonsumsi ketika mulai merasa lapar.2. Atur Posisi Tubuh dan Pastikan Sepeda NyamanPosisi tubuh yang kurang tepat dapat membuat tenaga lebih cepat terkuras. Karena itu, sesuaikan posisi sadel dan stang dengan ukuran tubuh agar posisi saat mengayuh terasa nyaman.Hindari mempertahankan satu posisi tubuh dalam waktu terlalu lama. Sesekali ubah posisi agar beberapa bagian tubuh tidak terus-menerus menerima tekanan.Kenyamanan sepeda juga penting. Pastikan sadel tidak terlalu tinggi atau rendah dan pilih perlengkapan yang sesuai. Pakaian yang nyaman serta mampu menyerap keringat juga dapat membuat perjalanan terasa lebih menyenangkan.3. Lakukan Pemanasan dan Pilih Rute yang SesuaiSebelum mulai mengayuh, lakukan pemanasan ringan untuk membantu mempersiapkan tubuh menghadapi aktivitas fisik. Setelah selesai bersepeda, lakukan pendinginan agar tubuh dapat kembali secara bertahap.Pemilihan rute juga perlu diperhatikan. Bagi pemula, sebaiknya pilih jalur yang relatif aman, tidak terlalu ramai, dan memiliki permukaan jalan yang baik. Hindari memaksakan diri melewati rute dengan tanjakan atau medan berat jika kondisi fisik belum terbiasa.Selain membuat perjalanan lebih aman, rute yang sesuai kemampuan juga membantu menjaga energi sehingga tubuh tidak cepat lelah.4. Gunakan Gigi Sepeda Sesuai Kondisi JalanPenggunaan gigi sepeda yang tepat dapat membantu menghemat tenaga. Sesuaikan tingkat gigi dengan medan yang sedang dilalui.Ketika melewati tanjakan, gunakan gigi yang lebih ringan sehingga kayuhan terasa lebih mudah. Sementara itu, pada jalan yang datar atau kondisi yang memungkinkan, gigi dapat disesuaikan agar kayuhan tetap efisien.Jangan menunggu sampai tenaga benar-benar habis untuk mengganti gigi. Antisipasi perubahan medan sejak awal agar kayuhan tetap nyaman.5. Atur Pernapasan, Ritme Kecepatan dan Berikan Waktu untuk BeristirahatKesalahan yang sering dilakukan pesepeda, terutama pemula, adalah langsung mengayuh dengan kecepatan tinggi sejak awal. Cara tersebut justru dapat membuat energi cepat terkuras dan pernapasan menjadi tidak teraturSebaiknya mulai dengan kecepatan ringan dan tingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan tubuh. Pertahankan napas dengan ritme yang stabil, terutama ketika melewati jalan menanjak atau saat intensitas kayuhan meningkat.Jika tubuh mulai terasa terlalu lelah, jangan ragu untuk berhenti sejenak. Manfaatkan waktu tersebut untuk minum, mengatur napas, dan memulihkan tenaga sebelum kembali melanjutkan perjalanan.Istirahat singkat lebih baik daripada memaksakan diri hingga tubuh benar-benar kehabisan tenaga.6. Jaga Asupan CairanBersepeda membuat tubuh mengeluarkan keringat sehingga cairan perlu diganti secara berkala. Karena itu, selalu bawa air minum ketika bersepeda, terutama jika perjalanan berlangsung cukup lama.Minumlah secara berkala dan jangan menunggu sampai merasa sangat haus. Tubuh yang kekurangan cairan dapat membuat aktivitas terasa lebih berat dan menyebabkan stamina menurun.Selain mencukupi kebutuhan cairan, pilih makanan atau minuman yang sesuai dengan durasi dan intensitas aktivitas agar kebutuhan energi tetap terjaga.KesimpulanBersepeda tidak harus selalu dilakukan dengan kecepatan tinggi atau menempuh jarak yang jauh. Hal yang lebih penting adalah mengetahui kemampuan tubuh dan menggunakan tenaga secara efisien.Dengan menjaga kondisi tubuh, mengatur posisi bersepeda, mempertahankan ritme kayuhan, menggunakan gigi yang sesuai, mencukupi kebutuhan cairan, mengatur napas serta beristirahat ketika diperlukan, aktivitas bersepeda dapat terasa lebih nyaman.Jadi, jangan hanya mengejar jarak atau kecepatan. Nikmati perjalanan dan sesuaikan intensitas bersepeda dengan kemampuan tubuh agar olahraga tetap menyenangkan tanpa membuat tubuh cepat kehabisan tenaga.

Sepeda Trifold vs Bifold: Apa Perbedaannya?

02 October 2026

Sepeda lipat menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan praktis untuk mobilitas sehari-hari. Selain mudah dibawa dan disimpan, sepeda lipat juga dapat disimpan di ruang terbatas. Namun, sepeda lipat memiliki beberapa jenis mekanisme pelipatan, di antaranya bifold dan trifold.Keduanya sama-sama menawarkan kepraktisan, tetapi memiliki perbedaan pada jumlah titik lipatan, ukuran saat dilipat, hingga cara penggunaannya. Lantas, apa perbedaan sepeda bifold dan trifold?Sepeda BifoldSesuai namanya, bifold merupakan sepeda yang menggunakan mekanisme pelipatan pada dua bagian utama. Umumnya, rangka sepeda dilipat menjadi dua dengan bantuan engsel pada bagian tengah frame, sementara setang juga dapat dilipat pada bagian tertentu. Saat dilipat, sepeda bifold biasanya masih memiliki ukuran yang cukup besar dibandingkan sepeda dengan sistem lipatan yang lebih kompleks. Namun jumlah lipatan yang lebih sedikit membuat proses melipat dan membuka sepeda relatif sederhana.Secara dimensi dalam kondisi unfold, sepeda dengan dua lipatan cenderung memiliki dimensi yang lebih kecil dan ringkasSepeda TrifoldBerbeda dengan bifold, trifold memiliki mekanisme pelipatan pada tiga bagian. Selain bagian tengah frame, bagian belakang sepeda umumnya juga dapat dilipat ke arah tertentu sehingga menghasilkan bentuk yang lebih ringkas. Namun, mekanisme pelipatannya biasanya lebih kompleks dibandingkan bifold. Pengguna perlu memahami urutan dan mekanisme penguncian setiap bagian agar sepeda dapat dilipat dan digunakan dengan benar. Selain itu sepeda trifold biasanya dilengkapi dengan roda tambahan pada bagian rack belakang dekat dengan roda belakang, untuk memudahkan pesepeda dalam membawa sepedanya dalam kondisi terlipatSecara dimensi dalam kondisi unfold, sepeda dengan tiga lipatan cenderung memiliki dimensi yang lebih besar jadi terkesan lebih cocok untuk pesepeda dengan badan yang lebih besar.Perbedaan Bifold dan TrifoldSecara sederhana, perbedaan keduanya dapat dilihat dari mekanisme dan kebutuhan pengguna.FiturSepeda Bifold (Dua Lipatan) Sepeda Trifold (Tiga Lipatan) Cara Melipat Ban belakang dilipat ke bawah rangka, lalu rangka tengah dilipat. Rangka utama langsung dilipat menjadi dua bagian di bagian tengah.Ukuran saat dilipatLebih lebar dan memanjang, cenderung lebih memakan ruang. Sangat ringkas dan berbentuk kotak. Sangat hemat tempat. Mobilitas Lewat Dorong Kurang stabil atau lebih sulit didorong saat kondisi terlipat sempurna. Dilengkapi roda kecil (easy wheel) sehingga bisa didorong seperti koper saat dilipat. Sistem Transmisi (Gigi) Umumnya memakai Internal Gear Hub (internal hub) agar posisi rantai tetap rapi saat dilipat ketat. Biasanya memakai komponen eksternal (Derailleur & Cassette) standar sepeda pada umumnya. Mana yang Cocok untuk Kebutuhan Anda?Jika sepeda lebih sering digunakan untuk bersepeda langsung dari rumah ke tujuan dan hanya sesekali dilipat untuk disimpan, bifold dapat menjadi pilihan yang praktis. Mekanisme yang relatif sederhana juga membuat proses melipat dan membuka sepeda lebih mudah.Sementara itu, jika sepeda sering dibawa menggunakan mobil, transportasi umum, atau disimpan di ruangan yang terbatas, trifold dapat menjadi pilihan karena dimensinya yang cenderung lebih ringkas saat dilipat.Baik bifold maupun trifold memiliki keunggulannya masing-masing. Dengan memahami perbedaannya, pengguna dapat memilih sepeda lipat yang paling sesuai dengan pola mobilitas dan aktivitas sehari-hari.