Cara Memilih Sepeda Gravel, dari Frame sampai Rem

Cara Memilih Sepeda Gravel, dari Frame sampai Rem

28 August 2024

Cara memilih sepeda gravel bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi kamu yang baru pertama kali mengenal sepeda ini. Gravel bike, atau sepeda gravel, dikenal sebagai sepeda serbaguna yang mampu melibas berbagai jenis medan, mulai dari jalanan beraspal hingga jalur berbatu. 


Dengan banyaknya pilihan yang tersedia di pasaran, penting bagi kamu sebagai calon pembeli untuk mengetahui apa saja yang harus dipertimbangkan agar mendapatkan sepeda yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi. Artikel ini akan membahas berbagai faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih sepeda gravel yang tepat, sehingga pengalaman bersepeda Anda bisa lebih optimal dan menyenangkan.

Berbagai Pertimbangan dalam Cara Memilih Sepeda Gravel yang Tepat

Sepeda gravel adalah pilihan sempurna buat kamu yang suka berpetualang di segala medan, baik itu jalan beraspal, tanah, atau kerikil. Dengan fleksibilitasnya, sepeda ini jadi favorit banyak orang yang ingin mencoba berbagai rute tanpa harus berganti sepeda. 


Tapi, sebelum kamu membeli sepeda gravel, ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan agar pilihan tersebut benar-benar sesuai dengan kebutuhan. Berikut beberapa pertimbangan penting dalam cara memilih sepeda gravel.

Tentukan Jenis Rute yang Akan Kamu Lalui

Pertama-tama, kamu perlu memikirkan jenis rute yang akan sering kamu lalui. Apakah kamu lebih sering bersepeda di jalan raya dengan sedikit bagian offroad, atau kamu lebih suka menjelajahi jalan-jalan pedesaan yang berbatu? Jenis rute ini akan memengaruhi pilihanmu dalam hal geometri frame, lebar ban, dan suspensi.


Kalau ternyata kamu lebih sering di jalan raya dan hanya sesekali menjajal offroad ringan, sebaiknya pilih sepeda gravel dengan ban yang tidak terlalu lebar (sekitar 35-40 mm) dan geometri frame yang mendukung kecepatan.


Sedangkan untuk rute yang lebih menantang dengan banyak kerikil atau tanah berbatu, pilih sepeda dengan ban yang lebih lebar (45 mm ke atas). Pilih juga sepeda dengan frame yang lebih stabil agar bisa melewati medan tersebut dengan nyaman.

Pilih Frame yang Sesuai

Frame adalah bagian paling penting dari sepeda, karena ini adalah kerangka utama yang menentukan bagaimana sepeda terasa saat dikendarai. Frame sepeda gravel biasanya terbuat dari berbagai material seperti aluminium, karbon, baja, atau titanium. Masing-masing material punya kelebihan dan kekurangannya sendiri.


  • Aluminium: Bahan ini ringan dan cukup terjangkau, cocok untuk pemula. Namun, sedikit kurang nyaman dibandingkan bahan lainnya karena lebih kaku.

  • Karbon: Material ini paling ringan dan sangat responsif. Cocok buat kamu yang mencari performa tinggi, tapi harganya juga lebih mahal.

  • Baja: Frame baja menawarkan kenyamanan maksimal karena sifatnya yang lebih fleksibel. Namun, beratnya bisa jadi tantangan, terutama di medan tanjakan.

  • Titanium: Kombinasi antara kekuatan, kenyamanan, dan ringan. Tapi, frame ini bisa jadi pilihan yang mahal.

Perhatikan Ukuran Ban

Ukuran ban sangat penting dalam memilih sepeda gravel, karena ini akan menentukan kenyamanan dan kemampuan sepeda melewati berbagai jenis medan. Ban yang lebih lebar memberikan traksi yang lebih baik di medan kasar, tapi bisa sedikit mengurangi kecepatan di jalan raya.


  • Ban 35-40 mm: Ideal untuk rute campuran antara jalan beraspal dan sedikit off-road. Memberikan keseimbangan antara kecepatan dan kenyamanan.

  • Ban 40-50 mm: Cocok untuk medan yang lebih menantang dengan kerikil, tanah, dan batu. Lebar ini memberikan traksi yang lebih baik dan kenyamanan ekstra.

  • Ban 50 mm ke atas: Jika kamu sering melewati medan yang sangat kasar atau ingin merasakan sensasi seperti sepeda gunung, ban super lebar ini bisa jadi pilihan, meski akan mengorbankan kecepatan di jalan raya.

Pertimbangkan Sistem Penggerak (Drivetrain)

Drivetrain atau sistem penggerak adalah komponen yang mengatur perpindahan gigi sepeda. Untuk sepeda gravel, pilihan yang paling umum adalah antara sistem 1x atau 2x.


  • 1x Drivetrain: Hanya memiliki satu chainring di depan, lebih sederhana dan lebih ringan. Cocok untuk medan yang lebih kasar dan teknis, serta meminimalkan risiko rantai lepas.

  • 2x Drivetrain: Memiliki dua chainring di depan, memberikan pilihan gigi yang lebih banyak dan cocok untuk rute yang sangat bervariasi, dari tanjakan curam hingga jalan datar.

Sistem Pengereman

Rem adalah salah satu aspek penting untuk keselamatan dan kenyamanan saat bersepeda. Pada sepeda gravel, biasanya ada dua jenis rem yang umum digunakan:


  • Rem Cakram (Disc Brakes): Rem cakram adalah jenis rem yang paling populer pada sepeda gravel. Rem ini menawarkan daya henti yang kuat dan konsisten dalam berbagai kondisi, termasuk saat hujan atau di medan berlumpur. Terdapat dua jenis rem cakram: rem cakram mekanis (menggunakan kabel) dan rem cakram hidrolik (menggunakan cairan).

  • Rem Caliper (Caliper Brakes): Meskipun lebih jarang digunakan pada sepeda gravel modern, beberapa model sepeda gravel mungkin masih menggunakan rem caliper. Rem ini biasanya lebih ringan, namun daya henti dan performanya tidak sekuat rem cakram, terutama di medan yang kasar atau basah.


Rem cakram adalah pilihan yang lebih disukai karena kemampuan pengeremannya yang lebih baik dan kemampuannya untuk menghadapi kondisi medan yang beragam.

Geometri Sepeda yang Nyaman

Pertimbangan berikutnya dalam cara memilih sepeda gravel adalah geometrinya. Geometri frame sepeda gravel bisa bervariasi tergantung dari pabrikan dan tujuan penggunaan. Ada sepeda dengan geometri lebih agresif yang cocok untuk kecepatan, ada juga yang lebih santai dan nyaman untuk perjalanan jauh.


Geometri agresif akan sangat cocok buat kamu yang suka ngebut di jalanan rata, dengan posisi berkendara yang lebih condong ke depan. Memberikan kontrol yang lebih tajam tapi bisa sedikit kurang nyaman untuk perjalanan panjang.


Sementara geometri santai cenderung memberikan posisi berkendara yang lebih tegak. Cocok untuk digunakan saat touring atau perjalanan jarak jauh yang memerlukan kenyamanan ekstra.

Aksesori Sepeda

Selain memilih sepeda yang sesuai, jangan lupa untuk memikirkan aksesori yang akan menambah kenyamanan dan fungsionalitas sepeda gravelmu. Beberapa aksesori penting yang bisa kamu pertimbangkan adalah:


  • Tas Frame: Untuk membawa perlengkapan tambahan seperti makanan, minuman, atau alat perbaikan.

  • Fender atau Pelindung Lumpur: Berguna untuk melindungi diri dari percikan lumpur atau air saat bersepeda di medan basah.

  • Lampu dan Reflektor: Penting untuk keselamatan, terutama jika kamu bersepeda di malam hari atau di tempat yang minim cahaya.

Baterai 

Jika kamu tertarik pada sepeda gravel listrik, seperti E-GAVRIIL dari United Bike, pertimbangkan juga mengenai baterainya. Kapasitas baterai sangat penting, karena ini menentukan jarak tempuh yang bisa kamu capai dengan bantuan listrik. Pilih baterai dengan kapasitas yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan bersepeda, terutama jika kamu sering bersepeda jarak jauh.


Setelah kamu menentukan pilihan sepeda gravel berdasarkan semua poin di atas, langkah terakhir yang tak kalah penting adalah mencoba sepeda tersebut sebelum membelinya. Setiap sepeda akan terasa berbeda di masing-masing orang, jadi penting untuk merasakan langsung apakah sepeda tersebut nyaman dan sesuai dengan gaya berkendara kamu.


Cara memilih sepeda gravel memang memerlukan beberapa pertimbangan, tapi dengan memahami kebutuhan dan preferensimu, kamu bisa menemukan sepeda yang sempurna untuk menemani petualanganmu. Hal yang paling penting adalah pastikan kamu merasa nyaman dengan sepeda pilihanmu. 


United adalah produsen sepeda asli dari Indonesia yang sudah beroperasi sejak tahun 1991. United Bike telah menghadirkan berbagai jenis sepeda, termasuk sepeda gunung, road bike, BMX, sepeda lipat, sepeda touring, sepeda anak, dan gravel. 


Berdasarkan prinsipnya, United Bike selalu berkomitmen untuk menghadirkan produk inovatif dan ramah lingkungan yang terbaik. Kalau kamu tertarik dengan rekomendasi sepeda dari United, bisa langsung cek pilihan produknya di sini!

Latest News & Event

Berbagai Jenis Sepeda BMX dan Fungsinya

08 September 2026

BMX atau Bicycle Motocross merupakan salah satu jenis sepeda yang identik dengan aksi, trik, dan gaya berkendara yang dinamis. Dengan ukuran yang relatif ringkas, frame kokoh, serta karakter yang responsif, BMX memiliki kemampuan manuver yang berbeda dibandingkan jenis sepeda lainnya. Secara umum sepeda BMX biasanya memiliki roda dengan diameter 20 inci, sistem gear single-speed, dan menggunakan rem U-break. Salah satu ciri khasnya adalah memiliki setang yang lebih tinggi dan lebar jika dibandingkan dengan jenis sepeda lainnya.Apa saja jenis sepeda BMX dan apa fungsi masing-masing?BMX RacingSesuai namanya, BMX Race dirancang khusus untuk balapan di lintasan BMX. Berbeda dengan BMX freestyle yang mengutamakan trik, BMX Race lebih fokus pada kecepatan, akselerasi, dan kemampuan melewati berbagai rintangan dalam waktu singkat.Sepeda BMX Race umumnya memiliki frame yang ringan agar mudah berakselerasi. Geometrinya juga dibuat untuk mendukung posisi berkendara yang agresif ketika melaju di lintasan.BMX FreestyleBMX Freestyle lebih berfokus pada kemampuan melakukan trik dan manuver. BMX Freestyle biasanya memiliki konstruksi yang lebih kokoh karena harus menghadapi benturan ketika melakukan lompatan maupun mendarat. Salah satu ciri khas dari BMX freestyle adalah stangnya yang bisa diputar 180 derajat dan internal cable routing. Ini untuk memastikan kabel tidak akan terlilit ketika sedang melakukan trik BMX. Sepeda ini biasanya digunakan di tempat kreatif seperti skatepark, area perkotaan, ataupun lokasi lain yang memiliki rintangan beragamBMX Dirt JumpMeskipun sama-sama memanfaatkan sepeda untuk melakukan trik, BMX Dirt Jump digunakan untuk lompatan pada lintasan tanah yang memiliki rangkaian jump. Jenis BMX ini membutuhkan sepeda yang kuat sekaligus memiliki kontrol yang baik ketika berada di udara maupun saat mendarat. Karena karakter penggunaannya, Dirt Jump BMX biasanya memiliki frame yang kokoh dan konfigurasi yang sederhana.Bagaimana Memilih BMX yang Tepat?Memilih BMX sebaiknya dimulai dari menentukan jenis aktivitas yang ingin dilakukan.Jika ingin mengikuti kompetisi balap, BMX Race merupakan pilihan yang tepat. Sementara bagi yang tertarik mempelajari trik, pilihan dapat diarahkan ke BMX Freestyle ataupun BMX Dirt Jump. Dapat disesuaikan dengan medan permainan yang diinginkanUnited Bike memiliki berbagai tipe BMX yang dapat disesuaikan dengan jenis aktivitas kalian. Cek artikel sepeda BMX lengkap dari United Bike disini.

Ini Tekanan Suspensi Sepeda MTB yang Benar!

04 September 2026

Bagi pengguna sepeda MTB (Mountain Bike), suspensi menjadi salah satu komponen penting yang menentukan kenyamanan dan performa saat melibas berbagai medan. Namun, memiliki suspensi yang bagus saja tidak cukup. Tekanan suspensi yang tepat juga sangat berpengaruh terhadap bagaimana sepeda merespons jalan, mulai dari aspal, jalur tanah, hingga medan berbatu. Kenapa Tekanan Suspensi MTB Harus Tepat?Suspensi bekerja untuk membantu roda tetap mengikuti kontur permukaan sekaligus meredam benturan. Jika tekanannya terlalu tinggi atau terlalu rendah, performanya bisa kurang optimal.Tekanan terlalu tinggi dapat membuat suspensi terasa keras. Akibatnya, roda lebih sulit mengikuti kontur medan dan kenyamanan berkurang ketika melewati jalan berbatu atau akar.Sebaliknya, tekanan terlalu rendah dapat membuat suspensi terlalu mudah tertekan atau bottom out ketika menerima benturan besar. Hal ini juga dapat membuat handling sepeda terasa kurang stabil.Jadi, tujuan utamanya bukan membuat suspensi terasa selembut mungkin, melainkan mendapatkan keseimbangan antara kenyamanan, kontrol, dan dukungan saat berkendara. Sayangnya tekanan suspensi sepeda tidak bisa disama ratakan, tekanan suspensi perlu disesuikan dengan berat badan rider dan jenis suspensi yang digunakan.Berapa Tekanan Suspensi Sepeda MTB yang Ideal?Untuk suspensi udara (air suspension), tidak ada satu angka PSI yang berlaku untuk semua rider. Pengaturan awal biasanya mengikuti berat rider dan atau rekomendasi pabrikan suspensi. Selain berat badan rider, perlu juga dipahami merek suspensi yang digunakan, karena setiap merek memiliki rekomendasi suspensi masing-masing.Berikut perhitungan tekanan suspensi berdasarkan berat badan:Berat badanTekanan PSI (Rockshox)Tekanan PSI (Suntour)<50 kg50 - 60 PSI40 - 55 PSI50 - 65 kg60 - 70 PSI55 - 65 PSI65 - 75 kg70 - 80 PSI65 - 75 PSI75 - 85 kg80 - 90 PSI75 - 85 PSI85 - 95 kg90 - 100 PSI85 - 95 PSI>95 kg100 - 110+ PSI100+ PSISetiap pengendara memiliki preferensi masing-masing yang sesuai dengan gaya mereka bersepeda. Tekanan PSI ini hanya menjadi acuan yang disediakan, pada akhirnya semua kembali ke kenyamanan masing-masing pengguna.Untuk mengetahui langkah-langkah pengisian suspensi kendaraan, kalian bisa mengaksesnya disini.