Baterai Sepeda Listrik: Jenis-Jenis serta Keunggulannya
04 February 2026
Memahami jenis baterai sepeda listrik merupakan hal yang sangat penting. Jenis baterai yang digunakan akan langsung memengaruhi kinerja sepeda listrik. Salah satu komponen kunci dari sepeda listrik adalah baterai. Baterai berfungsi sebagai sumber energi utama yang memungkinkan mesin listrik bekerja.
Baterai dengan kepadatan energi yang tinggi akan memberikan jarak tempuh yang lebih jauh dan kinerja yang lebih baik dibandingkan baterai dengan kepadatan energi yang rendah.
Selain itu, jenis baterai yang berbeda akan memiliki berat yang berbeda pula. Baterai yang lebih ringan akan membuat sepeda lebih mudah dikendarai dan lebih nyaman digunakan, terutama saat kamu harus mengangkat atau membawa sepeda tersebut.
Jenis-Jenis Baterai Sepeda Listrik yang Banyak Digunakan
Jenis baterai sepeda listrik menentukan berapa lama baterai tersebut bisa bertahan sebelum perlu diganti. Memahami siklus hidup baterai dapat membantu merencanakan pengeluaran di masa depan dan memastikan kamu mendapatkan nilai terbaik dari investasi tersebut.
Perlu kamu pahami lebih dulu bahwa tidak semua jenis baterai bisa cocok untuk semua model sepeda listrik. Memahami jenis baterai yang kompatibel dengan sepeda milikmu akan menghindarkan dari masalah saat mencari penggantian baterai di masa depan.
Inilah jenis-jenis baterai sepeda listrik yang umum digunakan.
1. Baterai Lithium-ion (Li-ion)
Baterai Li-ion dikenal memiliki kepadatan energi yang tinggi, biasanya sekitar 150-200 Wh/kg. Bila dibandingkan dengan jenis baterai lainnya, baterai ini relatif lebih ringan.
Li-ion juga memiliki siklus hidup antara 500-1.000 kali pengisian penuh, dengan estimasi waktu pengisian penuh dalam waktu 3-4 jam.
Keunggulannya antara lain:
Efisiensi Tinggi: Dengan kepadatan energi yang tinggi, baterai Li-ion dapat menyimpan lebih banyak energi dalam ukuran yang lebih kecil, membuat sepeda listrik lebih ringan dan mudah dikendarai.
Waktu Pengisian Cepat: Pengisian baterai yang relatif cepat sangat berguna bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi.
Umur Panjang: Dengan siklus hidup yang panjang, kamu tidak perlu sering mengganti baterai.
Ramah Lingkungan: Baterai ini lebih ramah lingkungan dibandingkan baterai konvensional karena tidak mengandung bahan berbahaya seperti timbal.
2. Baterai Lithium Polymer (Li-Po)
Kepadatan energi baterai ini sedikit lebih tinggi dari Li-ion, sekitar 200-250 Wh/kg. Menariknya, bobot baterai sangat ringan dengan siklus hidup sekitar 300-500 kali pengisian penuh. Waktu pengisiannya hampir mirip dengan Li-ion, sekitar 3-4 jam.
Keunggulan dari jenis baterai ini adalah:
Fleksibilitas Desain: Baterai Li-Po dapat dibuat dalam berbagai bentuk dan ukuran, memungkinkan desain sepeda yang lebih inovatif.
Ringan: Sangat cocok untuk sepeda yang membutuhkan baterai ringan.
Kinerja Stabil: Memberikan performa yang konsisten selama penggunaan.
3. Baterai Nickel-Metal Hydride (NiMH)
Kepadatan energi jenis baterai sepeda listrik ini lebih rendah dari Li-ion dan Li-Po, sekitar 60-120 Wh/kg. Tapi memiliki bobot yang lebih berat dari baterai lithium.
Daya tahan atau siklus hidupnya antara 300-500 kali pengisian penuh, dengan waktu pengisian hingga penuh sampai sekitar 4-6 jam.
Keunggulan baterai ini antara lain:
Biaya Lebih Rendah: Biasanya lebih murah daripada baterai lithium.
Ramah Lingkungan: Tidak mengandung logam berat beracun seperti kadmium atau timbal.
Tahan Lama: Meskipun lebih berat, baterai NiMH cukup tahan lama dan dapat diandalkan.
4. Baterai Timbal-Asam (Lead-Acid)
Baterai Lead-Acid ini memiliki kepadatan energi yang paling rendah di antara semua jenis baterai lainnya, yakni hanya sekitar 30-50 Wh/kg. Sebaliknya, bobot dari baterai sangat berat dan besar.
Dengan siklus hidup sekitar 200-300 kali pengisian penuh, baterai ini memerlukan waktu pengisian sekitar 6-8 jam atau lebih untuk bisa penuh.
Keunggulan yang ada pada baterai ini:
Biaya Paling Rendah: Baterai timbal-asam adalah pilihan paling ekonomis.
Ketersediaan: Sangat mudah ditemukan di pasaran.
Tahan Terhadap Overcharging: Baterai ini cukup tahan terhadap pengisian berlebih, meskipun tetap perlu diwaspadai.
Pilihan baterai terbaik sangat bergantung pada kebutuhan pengguna. Jika kamu menginginkan sepeda listrik yang ringan dan memiliki performa tinggi, baterai Li-ion atau Li-Po adalah pilihan yang tepat. Namun, jika kamu mencari solusi yang lebih ekonomis dan tidak terlalu mempermasalahkan berat, memilih sepeda listrik yang dilengkapi baterai NiMH atau timbal-asam bisa menjadi alternatif yang baik.
Tips Memilih Baterai Sepeda Listrik
Memahami jenis baterai sepeda listrik bukan hanya tentang memilih yang terbaik dari sisi teknis, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan pribadi, anggaran, dan prioritas kamu dalam berkendara. Beberapa tips memilih jenis baterai yang digunakan pada sepeda listrik adalah:
Perhatikan Kapasitas: Kapasitas baterai biasanya diukur dalam watt-jam (Wh). Semakin besar kapasitas, semakin jauh jarak yang bisa ditempuh sepeda listrik yang kamu pilih.
Cek Berat: Berat baterai akan mempengaruhi berat keseluruhan sepeda. Pilih baterai yang tidak terlalu berat untuk kenyamanan berkendara.
Pertimbangkan Waktu Pengisian: Bagi yang memiliki mobilitas tinggi, baterai dengan waktu pengisian cepat adalah pilihan yang baik.
Evaluasi Daya Tahan: Baterai dengan siklus hidup yang lebih panjang akan lebih ekonomis dalam jangka panjang meskipun mungkin lebih mahal di awal.
Pastikan Kompatibilitas: Pastikan baterai kompatibel dengan sepeda listrik yang akan kamu pilih, baik dari segi ukuran maupun spesifikasi teknis.
Perawatan Baterai Sepeda Listrik
Untuk memastikan baterai pada sepeda listrik milikmu dapat bertahan lama dan tetap dalam kondisi baik, berikut beberapa tips perawatan yang bisa kamu terapkan.
Hindari Pengisian Berlebih: Meskipun beberapa baterai memiliki fitur perlindungan, tetap hindari pengisian yang berlebihan.
Gunakan Charger Asli: Selalu gunakan charger original atau yang direkomendasikan oleh produsen untuk menghindari kerusakan.
Simpan di Tempat Sejuk dan Kering: Hindari meletakkan sepeda (bersama baterainya) di tempat yang terlalu panas atau lembap.
Gunakan secara Teratur: Baterai yang digunakan secara teratur cenderung memiliki umur yang lebih panjang.
Periksa Secara Berkala: Lakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan tidak ada kerusakan fisik pada baterai.
Kesimpulan
Memilih baterai yang tepat untuk sepeda listrik adalah langkah penting untuk memastikan pengalaman berkendara yang optimal. Dengan memahami jenis-jenis baterai sepeda listrik yang tersedia, kamu dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.
United adalah produsen sepeda asli dari Indonesia yang sudah beroperasi sejak tahun 1991. United Bike telah berperan sebagai produsen yang menghadirkan berbagai jenis sepeda, termasuk sepeda gunung, city bike, road Bike, BMX, sepeda lipat, serta sepeda touring, sepeda anak, hingga sepeda listrik.
United Bike selalu berkomitmen untuk menghadirkan produki inovatif dan ramah lingkungan yang terbaik. Termasuk dengan menggunakan jenis baterai sepeda listrik yang terbaik. Cek koleksi sepeda dari United Bike disini.